Sunday, October 2, 2016

seborokrapyak.avi

Racoon ..........................

Saturday, September 10, 2016

UPDATE lagi .... eKTP Berlaku SEUMUR HIDUP


Isi
SURAT EDARAN MENTERI DALAM NEGERI
Kepada Para Gubernur dan Para Bupati/Walikota di Seluruh Indonesia
Nomor : 470/296/SJ
Perihal : KTP Elektronik (KTP-el) Berlaku Seumur Hidup

Isi :
Melanjutkan Surat Edaran Nomor 470/327/SJ Tertanggal 17 Januari 2014 perihal Perubahan Kebijakan dalam Penyelenggaraan Kependudukan, serta memperhatikan amanat Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan, dengan hormat diminta kembali perhatian Saudara hal-hal sebagai berikut :
 
Pasal 64 ayat (7)  huruf a Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013, Mengamanatkan bahwa KTP-el Untuk Warga Negara Indonesia Masa Berlakunya Seumur Hidup.
Selanjutnya dalam Pasal 101 huruf c Undang-Undang Nomor 24 tahun 2013, diamanatkan bahwa KTP-el yang sudah diterbitkan sebelum Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 ditetapkan berlaku seumur hidup. Dengan Demikian, KTP-el yang diterbitkan sejak tahun 2011 berlaku seumur hidup, dan tidak perlu diperpanjang walaupun telah habis masa berlakunya.
Berkenaan dengan hal tersebut, kami minta kepada Para Gubernur dan Bupati/Walikota untuk menugaskan Unit Kerja yang menyelenggarakan pelayanan publik agar mematuhi ketentuan dimaksud dan menugaskan unit kerja yang menyelenggarakan Administrasi Kependudukan agar menyebarluaskan ketentuan dimaksud melalui media cetak, media elektronik maupun media sosialisasi lainnya, sehingga dapat diketahui oleh para petugas penyelenggara administrasi kependudukan, para penyelenggara layanan publik maupun masyarakat.

Demikian disampaikan untuk dipedomani dalam pelaksanaanya.

MENTERI DALAM NEGERI
 
TJAHJO KUMOLO


BATAS WAKTU PEREKAMAN DATA KTP ELEKTRONIK KAB. PURWOREJO





isi 
SURAT EDARAN 
Nomor  : 471/7363/2016 

tentang
BATAS WAKTU PEREKAMAN DATA KTP ELEKTRONIK 

Berdasarkan Peraturan Presiden RI Nomor 112 tahun 2013 Tentang Perubahan Keempat Atas Peraturan Presiden Nomor 26 Tahun 2009 Tentang Penerapan Kartu Tanda Penduduk Berbasis Nomor Induk Kependudukan Secara nasional dan Surat Menteri Dalam Negeri Nomor : 471/1768/SJ Tanggal 12 Mei 2016 Tentang Percepatan Penerbitan KTP-el dan Akta Kelahiran Serta Surat Menteri Dalam Negeri Nomor 100/7609/Dukcapil Tanggal 01 Agustus 2016 Tentang Penyelesaian Target Kinerja Penyelenggaraan Adminduk.

Sehubungan dengan hal tersebut, maka dalam rangka pelaksanaan tertib administrasi kependudukan, bersama ini kami informasikan kepada seluruh penduduk Kabupaten Purworejo yang pada tanggal 1 Mei 2016 sudah berusia lebih dari 17 tahun atau sudah menikah, tidak menetap di luar negeri dan belum memiliki/ belum melakukan perekaman data KTP Elektronik, wajib melakukan perekaman paling lambat tanggal 30 September 2016 di Kecamatan Setempat.

Bagi Warga Kabupaten Purworejo yang tidak melakukan perekaman data sampai batas waktu yang ditelah ditetapkan sebagaimana tersebut di atas, maka akses penduduk yang bersangkutan tertutup untuk mendapatkan seluruh pelayanan publik.

Demikian agar maklum dan untuk dilaksanakan sebagaimana mestinya.

WAKIL BUPATI PURWOREJO

YULI HASTUTI, SH




Friday, September 9, 2016

Tidak Punya Kebanggaan Lagi

Memang kita tak terelakkan akan kemajuan zaman. Memang segala fasilitas dan kemudahan dalam segala sesuatu semakin mudah didapat. Itulah korelasi antara dunia dan kemajuan zaman. Untuk berkomunikasi atau berinteraksi juga sudah semakin maju. semuanya serba berubah sehingga kita juga harus bisa beradaptasi dengan semua itu.
Tapi coba sekali-kali kita menilik ke belakang lagi tidak usah jauh - jauh lah misal ke sekitaran tahun 2000an. Dimana segala sesuatu masih sangat berharga. Dalam konteks artikel saya ini tentang perkembangan dunia musik kita .
Disaat itu musik dan segala yang berhubungan dengan music masih sangat berharga dan cenderung masih diminati. Misal saja ketika mendengar single salah satu band favorit kita di putar di radio kita akan sangat antusias untuk mendengarkannya sejurus kemudian kita akan segera memburu kaset album terbaru band tersebut. Ketika kita melihat Poster Konser Band Favorit kita maka akan berbondong - bondong untuk menuju tempat konser dan menikmati konser beramai-ramai. Sungguh saat indah merasakannya waktu itu. Disaat itupun studio band banyak kita jumpai dan tidak akan sulit bagi kita untuk latihan di studio-studio itu. Disana kita akan bertemu dengan anak-anak banddengan idealisnya bernyanyi sesuai dengan  band-band idola mereka. Band - band idola seakan hidup dan bersemayam dalam jiwa mereka. Sungguh membanggakan di saat itu
Tapi sekarang bagaimana perkembangannya? semakin modern seakan akan kebanggan kita terhadap 
era itu sudah terkikis habis. tak pernah kita jumpai hal hal membanggakan seperti waktu itu . bahkan band - band idola kita pun tenggelam mati bersama matinya kebanggaan kita. Mungkin kadang mereka bertahan hidup dengan mengeluarkan album tapi sekarang apresiasi terhadap mereka benar-benar kurang. Donlot di internet sudah jadi kebiasaan . maka korelasinya matilah band band idola kita bersama kebanggan kita ..... (bersambung)

Wednesday, June 1, 2016

zaki nari gemari

Saturday, February 6, 2016

INFO : Bahaya Semut/Kutu Jepang utk DIABETES.


Ada sahabat sy (ibu2) di Magelang pengidap Diabetes, kmd dia konsumsi Semut/Kutu Jepang yg katanya bisa mengobati Diabetes, mungkin benar karena Semut itu mengeluarkan insulin.
Tapi hanya dalam waktu SATU TAHUN mengkonsumsi Semut/Kutu Jepang itu, ternyata ususnya terkena bakteri dan rusak, sehingga harus dipotong ususnya.
Mula2 gejala cuma diare tp tdk sembuh2, kmd perut membesar padahal susah makan, akhirnya team dokter Panti Rapih Ygk melakukan operasi..... MasyaAlloh ternyata didalam usus ada "unidentified transparant mass" dan setelah diangkat massa itu usus dibawahnya sudah hancur dan bernanah. Dan Bakteri tsb sdh menjalar ke bagian usus yg lain.
Kmd suaminya (dosen UGM) menyelidiki Semut/Kutu Jepang tsb di lab, dan...... ternyata didalam tempat (stoples) Semut/Kutu Jepang itu terdapat buuanyaak sekali bakteri.
Bakteri tsb bisa mati kalau terkena air mendidih selama 5 mnt, sementara Semut tsb kena air panas 1mnt saja sdh mati. Jadi kl kurang dari 5 mnt semutnya mati tapi bakterinya masih hidup.
Dari teman sy yg lain (dosen UI) juga menginfokan kalau ada dua kasus yg sama seperti teman sy di Mgl tsb.
Jadi STOP konsumsi Semut/Kutu Jepang, agar terhindar dari bakteri yg merusak usus.
Copas dari grup FK UNS alumni.

Sunday, January 3, 2016

Jadilah Orang Yang Pandai Menempatkan Diri


Libur Natal dan Tahun Baru sekaligus liburan sekolah sudah mau usai. Saat itu Pula Tiba saatku untuk menjemput Keluargaku yang sedang berlibur berkunjung ke tempat neneknya di Semarang. Aku pikir suasana perjalanan pasti akan sangat padat dan jalanan pasti macet dikarenakan bertepatan dengan malam pergantian tahun ke 2016. Perkiraanku sungguh tepat. Bis yang aku tumpangi sarat oleh para penumpang. Tak pelak Pak Sopir dan Pak Kondektur sangat suka suasana seperti ini, penumpang di tumpuk-tumpuk didalam bis yang sudah sangat sesak. Mungkin mereka berpikir kapan lagi dapat penumpang banyak.
 
Kota demi kota terlalui oleh bis yang aku tumpangi. Sepanjang jalan itu juga semakin banyak penumpang yang seolah dijejalkan untuk masuk ke dalam bis. Beruntung pas aku naik tadi masih rada kosong sehingga aku dapat tempat duduk yang nyaman. Mungkin kadar oksigen tinggal 25 % saja karena padatnya penumpang.
 
Suasana menjadi semakin dramatis. Kemacetan jalan yang tadi kuperkirakan terjadi juga. Barisan mobil beraneka jenis seperti tronton, mobil pribadi dan bis mengular beberapa ratus meter seolah membentuk barisan yang rapi. Ketika macet seperti inilah suasana sangat tidak enak didalam bis karena panas sekali dan pengap. Aku duduk di barisan belakang bis berjajar 6 penumpang. Seorang bapak bapak setengah baya disampingku terlihat gelisah, terlihat ia mencari cari sesuatu didalam kantongnya. Setelah lama mencari akhirnya ia mengeluarkan sebungkus rokok Gudang Garam Merah dan ia nyalakan. Ia hisap perlahan rokok itu kemudian dilepaskan. Aku melihat beberapa penumpang perempuan mengibas-ibaskan tanganya tanda terganggu oleh asap si bapak tadi. Si Bapak perokok tadi terlihat cuek saja sebal-sebul dengan rokoknya itu. Sebagai seorang yang sudah berhenti merokok sebetulnya saya terusik dengan prilaku si Bapak Perokok ini, tapi hanya saya batin saja. Dalam benakku apakah enak merokok dalam kondisi yang menurutku sangat tidak nyaman, penuh sesak penumpang dan gerah karena macet. Kalau dulu pas saya merokok pasti tidak akan melakukan hal yang demikian, karena bagaimana mungkin bisa menikmati rokok itu sedangkan udara yang akan kita gunakan untuk bernapas saja sangat terbatas di dalam bis yang penuh sesak oleh penumpang. Tapi aku mencoba menjadi orang yang berpikir netral, mungkin si bapak ini stress dengan suasana sesaknya bis sehingga ia lampiaskan dengan merokok tetapi didalam sudut pikiran yang lain seolah ingin menghakimi si bapak tadi, betapa terganggunya orang-orang disekitarnya akibat asap rokonya.

Sekedar pencerahan untuk para pembaca yang budiman, sesuatu yang kita kerjakan akan terlihat pantas kalau dilakukan ditempat yang pantas dan tepat. demikian juga merokok akan pantas dan tepat mungkin untuk dilakukan ketika suasana santai dan leluasa. saya sangat tahu rasanya menikmati rokok agar terasa nikmat dan nyaman karena dulu saya juga merokok. So terakhir pesan untuk para pembaca " Jadilah Orang Yang Pandai Menempatkan Diri " dimana saja.